Senyawa Poliena dan Zat Warna
Assalamualaikum wr.wb
Hallo semua....
Kembali
lagi di blog saya pastinya kita akan membahas materi yang berbeda, jika
sebelumnya kita membahas polisiklik dan reaksi perisiklik pada pertemuan kali
ini kita akan membahas materi “senyawa
poliena dan zat warna”.
Kita
akan membahas senyawa poliena ini, poliena merupkan suatu senyawa organik yang
tak jenuh yang didalmnya ini terdapat ikatan karbon-karbon bolak balik baik
ganda maupun tunggal. Ikatan rangkap yang disebutkan berbolak balik ini
berinteraksi dalam proses yang disebut dengan konjugasi. Senyawa poliena ini
berbeda dengan senyawa diena yang mana kita ketahui jika poliena terdapat 3 atau
lebih iktan karbon-karbon bolak balik dan tunggal nyasedangkan pada diena hanya
terdapat dua ikatan bolak-balik dan tunggal.
Karotenoid adalah senyawa
kimia yang memberi warna alami pada buah dan sayuran. Pigmen ini
menghasilkan warna kuning cerah, merah, dan oranye pada tanaman, sayuran, dan
buah-buhan. Karotenoid termasuk dalam salah satu keluarga antioksidan yang dapat melindungi tubuh kita.
Dalam pewarna
alami mengandung yang namanya senyawa poliena ini, contohnya saja beta-karoten.
Mengapa begitu biasanya suatu alkena dapat menyerap wilayah ultraviolet
spektrum, tetapi pada polienakan terdapat banyak ikatan rangkap terkonjugasi
didalamnya sehingga poliena tersebut dapat memasuki wilayah suatu spektrum dan
menghasilkan senyawa yang mengandung kromofor (senyawa diwarnai). Ada juga
senyawa poliena ini yang digunakan sebagai antibiotik untuk kita seperti
senyawa-senyawa amfoterisin B , nistatin , kandisidin , pimariin , metil partrikin, dan trikomisin.
struktur B Amfoterisin
Beta-Karoten
β-Karoten
merupakan pigmen
warna yang dominan merah-jingga yang
ditemukan secara alami pada tumbuhan dan buah-buahan
contohnya memberikan warna jingga pada wortel,
labu, dan ubi, dan merupakan senyawa
karoten yang paling umum pada tumbuhan.
Trans
-lycopene
Trans-lycopene
inilah yang dapat memberikan suatu warna merah pada buah tomat. Berikutlah struktur
dari Trans-lycopene.
1. seperti yang sudah dijelaskan di blog diatas, bahwa ada senyawa poliena ini yang dapat digunakan sebagai antibiotik contohnya saja B amfoterisin, nah mengapa senyawa poliena tersebut dapat digunakan sebagai antibiotik, tolong jelaskan?
2. Nah seperti yang kita ketahui bahwa zat warna alami itu didalamnya terdapat suatu senyawa poliena, jadi bagaimana menurut pendapat anda mengenai zat pewarna sintesis, apakah didalamnya terkandung suatu senyawa poliena juga? tolong jelaskan!!
3. Pada senyawa trans-lycopene ini dijelaskan dapat memberikan suatu warna merah pada buah tomat, nah bagaimana suatu senyawa trans-lycopene ini dapat memberikan warna tersebut?? tolong jelaskan!!
2. Nah seperti yang kita ketahui bahwa zat warna alami itu didalamnya terdapat suatu senyawa poliena, jadi bagaimana menurut pendapat anda mengenai zat pewarna sintesis, apakah didalamnya terkandung suatu senyawa poliena juga? tolong jelaskan!!
3. Pada senyawa trans-lycopene ini dijelaskan dapat memberikan suatu warna merah pada buah tomat, nah bagaimana suatu senyawa trans-lycopene ini dapat memberikan warna tersebut?? tolong jelaskan!!