PERSENYAWAAN KIMIA ORGANIK HETEROSIKLIK
Hallo semua.....
Jika pada minngu kemarin kita telah
membahas Stereokimia lanjut persenyawaan kimia organik maka Pada petemuan kali
ini kita akan membahas materi PERSENYAWAAN KIMIA ORGANIK HETEROSIKLIK.
Sebelum kita memasuki materi ini
kita terlebih dahulu akan mengetahui apa itu senyawa heterosiklik. Senyawa heterosiklik
merupakan senyawa organik siklik yang dalam cincinnya terdapat atom lain selain
atom karbon atau dengan kata lain atom-atom yang terdapat didalam cincin nya
itu terdiri dari dua atau lebih unsur yang berbeda. Misalnya Nitrogen, Oksigen
dan belerang.
Senyawa heterosiklik ini banyak juga
ditemukan di alam sebagai suatu alkaloid seperti nikoton, kokain dan morfin. Heterosiklikini
membentuk golongan senyawa organik terbesar. Kenyataannya banyak produk alam dan kebanyakan
oabat mengandung cincin heterosiklik.
Senyawa heterosiklik ini bisa dibagi menjadi 2 yaitu
aromatik dan senyawa non aromatik. Nah secara umum heterosiklik non aromatik
ini mirip dengan analog asikliknya.
Kafein ini berbentuk kristal dan berasa pahit yang
bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafein ini
termasuk alkaloid golongan purin. Kafein ini adalah senyawa organik
heterosiklik aromatik yamg terdiri dari cincin pirimidina dan cincin ini
imidazola yang bergandengan sebelahan.
Piridin merupakan senyawa organik heterosiklik yang berbentuk cincin
aromatik yang sederhana. Memiliki rumus kimia C5H5N. Piridin
ini dipakai sebagai bahan pelarut dan reagent dan bahan pemula di agrokimia dan
farmasi.
PERMASLAHAN
1. pada blog diatas dijelaskan bahwa umumnya heterosiklik non aromatik ini mirip dengan analog asikliknya, mengapa demikian, coba anda jelaskan?
2. telah dijelaskan di atas bahwa kafein adalah senyawa heterosiklik yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik, mengapa hal tersebut dapat terjadi, jelasakan?
3. menurut anda bagaimanakan peran senyawa heterosiklik ini dalam obat-obatan. tolong jelaskan?
1. pada blog diatas dijelaskan bahwa umumnya heterosiklik non aromatik ini mirip dengan analog asikliknya, mengapa demikian, coba anda jelaskan?
2. telah dijelaskan di atas bahwa kafein adalah senyawa heterosiklik yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik, mengapa hal tersebut dapat terjadi, jelasakan?
3. menurut anda bagaimanakan peran senyawa heterosiklik ini dalam obat-obatan. tolong jelaskan?
Saya Lara (A1C117062).
BalasHapusSaya akan mencoba membantu menjawab permasalahan nomor 1.
Menurut saya senyawa heterosiklik non aromatik adalah suatu bentuk dari cincin non aromatik dimana biasanya disebut sebagai alifatik. Nah senyawa alifatik ini, atom karbonnya mampu untuk saling mengikat dalam bentuk rantai yang lurus, ataupun bentuk bercabang, serta cincin non aromatik (alisiklik), yaitu pada ikatan tunggal, ikatan ganda dan tiga ikatan kovalen. Ikatan kovalen ini mampu memngikat unsur lainnya, tetapi selain hidrogen, diantaranya oksigen, nitrogen, belerang, dan klor.
Vinni Sridayanti (A1C117030)
BalasHapus3. Salah satu senyawa heterosiklik yaitu senyawa heterosiklik beranggota tiga, contohnya oxiranes atau epoksida. Reaksi tambahan yang dilakukan pada nukleofilik dan elektrofilik membuat reaksi seperti ini terlibat dalam aksi farmakologi nitrogen yang termasuk salah satu obat antikanker. Agen biologis aktif yang dihasilkan dari reaksi dapat menyerang sel-sel kanker melalui penghambatan replikasi DNA mereka.
Hallo emy..
BalasHapusSaya Akan mencoba menjawab permasalahan yang kedua. Jadi menurut saya mengapa Hal itu bisa terjadi karna kafein ini sifatnya merangsang, didalam kafein ini terdapat asam trimetilurat, paraxantina yang membuat kafein bersifat merangsang pskioaktif Dan uretik. Jika mengomsumsi kafein ini maka yang pertama Kali di rangsang itu adalah adenosin yang Ada pada otak, Dan disanalah kafein ini akan merangsang Cara kerja otak baik itu memperlambat maupun mempercepat.
Semoga membantu 🙏