ZAT WARNA DAN KAITANNYA
DENGAN SPEKTRO UV-Vis
Assalamualaikum
Wr.Wb
Hallo
semua......
Kembali
lagi di blog saya, materi yang akan kita bahas minggu ini masih berkaitan
dengan materi yang sebelumnya dimana jika materi sebelumnya yaitu “Senyawa
Poliena dan Zat Warna” nah pada kali ini kita akan membahas bagaimankah
kaitannya dengan “Spektro UV-VIS”.
Sebelum
kita membahas spektro UV-Vis, kita akan membahas dahuliu Spektrofotometer Vis (Visible)
dan Spektrofotometer UV(Ultra Violet). Pada Spektrofotometer Vis (Visible)
ini salah satu jenis spektrofotometer yang menggunakan sumber cahaya atau
energi yang tampak. Kisaran panjang gelombang pada sinarnya antara 380 – 750nm.
Jenis cahaya visiblenya ini termasuk sprektrum yang dapat ditangkap oleh mata
kita. Jika pada spertrofotometer UV(Ultra Violet) ini dia menggunakan sinar
Ultra Violet dengan kisaran panjang gelombang 190 – 380 nm. Sifat sinar UV tida
bisa dideteksi oleh mata kita dan umunya
senyawa yang mampu menyerap sinar ini tidak boleh bening atau
transparan.
Jadi
spektrofotometer ini merukan gabungan dari jenis spektrofotometer UV dan
spektrofotometer Vis, yang mana terdapat dua jenis sumber cahaya yang berbada.
Tetapi siiring berjalannya waktu pada instrument yang canggih dapat menggabungkan
dua jenis cahaya yang berbeda tersebut dengan menggunakan satu sumber cahaya
saja dengan panjang gelombang yang dilebarkan.
Spektrofotometer
UV-Vis ini banyak digunakan untuk analisis kuantitatif dibandingkan kualitatif
karena pada spektrofotometer ini menggunakan alat spektrofotometer yang
melibatkan energi elektrinik yang lumayan besar pada molekul yang akan dianalis
itu. Konsentrasi analit yang akan dianalisis dapat ditentukan dengan mengukur
absorban panjang gelombang tertentu dengan menggunakan hukum lambert-beer.
Cahaya tampak merupakan sebagian
kecil dari suatu spektrum dengan rentang panjang gelombangnya antara 400 – 700
nm. Warna komplementer merupakan cahaya yang tampak atau dapat dikatakan cahaya
yang dilihat dalam kehidupan sehari – hari kita. Contohnya saja suatu zat akan
bewarna orange bila menyerap warna biru dari spektrum sinar tampak dan suatu
zat akan bewarna hitam apabila dia menyerap semua warna yang terdapat pada
spektrum sinar tampak tersebut.
Nah
yuk kita perhatikan tabel diatas ini!! Secara kualitatif absorpsi suatu cahaya ini
dapat diperoleh dengan pertimbangan absorpsi cahaya pada daerah tampak. Kita
dapat melihat obyek dengan bantuan cahaya yang diteruskan atau dipantulkan.
Apabila cahaya polikromatis atau (cahaya putih) yang berisi seluruh spektrum
panjang gelombang dia melewati medium tertentu, maka dia akan menyerap panjang gelombang
lainnya, sehingga medium itu akan tampak berwarna. karena panjang gelombang
yang diteruskan yang sampai ke mata maka panjang gelombang inilah yang menentukan
warna medium. Coba kita lihat tabel diatas menunjukkan spektrum tampak dan
warna-warna komplementer. Nah dimana warna semacam ini disebut warna
komplementer terhadap warna yang diabsorpsi.
PERMASALAHAN:
1. Seperti yang dikatakan diatas warna komplementer ini dikatakan cahaya yang tampak dan dapat terlihat kehidupan sehari-hari. Coba anda jelaskan mengapa demikian.
2. Coba anda jelaskan bagaimanakah hubungan senyawa poliena dengan spektro UV-Vis ini?
3. Menurut anda bagaimanakah cara kerjanya spektrofotometer UV-Vis ini dalam mendeteksi warna tersebut?
Mohon bantuannya
2. Coba anda jelaskan bagaimanakah hubungan senyawa poliena dengan spektro UV-Vis ini?
3. Menurut anda bagaimanakah cara kerjanya spektrofotometer UV-Vis ini dalam mendeteksi warna tersebut?
Mohon bantuannya
Saya akan menjawab permasalahan nomor 2. Spektroskopi UV-Vis merupakan ilmu yang mempelajarasi degradasi UV dan juga penentuan pembentukan poliena. Poliena yang didapat akan terbentuk melalui proses degrasi tadi yang akan mengadsorbsi panjang gelombang berdasarkan urutan ikatan rangkap terkonjugasinya.
BalasHapusHai, Saya Siti May Saroh dengan NIM A1C118048 akan mencoba permasalahan nomor 1. Cahaya dapat tampak dalam kehidupan sehari-hari karena jika cahaya itu memiliki spektrum panjang gelombang terus mata kita melewati medium. Nah disini dia menyerap panjang gelombang lainnya. Disinilah medium tampak berwarna. Semoga membantu :)
BalasHapusHalo emy, saya akan membantu menyelesaikan permasalahan no.3 adapun cara kerja dari spektrofotometer secara singkat adalah berawal dari pemancaran sinar dari sumber cahaya dari polikromatis, selanjutnya ke bagian monokromator dimana pada bagian ini sinar akan di pancarkan melalui slit atau pintu keluar, lalu sinar akan mengenai sampel yang akan di analisis dan selanjutnya masuk ke detektor yang akan mengubah cahaya menjadi arus listrik dan terakhir ke bagian read out untuk membaca hasil analisis
BalasHapus