MEKANISME REAKSI E2
Pada
pertemuan kemarin kita sudah membahas reaksi substitusi nukleofilik dan kali
ini kita akan membahas mekanisme reaksi eliminasi 2. Apa itu reaksi eliminasi?
Apa itu mekanisme reaksi E2? Dan bagaimana mekanisme reaksi E2 tersebut?. Semua
pertanyaan tersebut akan dijawab di blog ini. Perhatikan terus blog ini dan
baca sampai habis ya.
Suatu
jenis reaksi organik yang melepaskan dua substituen dari sebuah molekul baik
menggunakan tahap 1 ataupun tahap 2 pengertian tersebut adalah pengertian dari
eliminasi. Reaksi eliminasi ada yang menjalani satu tahap E2 dan ada yang dua
tahap E1. Baiklah disini kita akan membahas
mekanisme reaksi Eliminasi 2.
Reakasi eliminasi 2 ini hampir mirip
dengan reaksi SN 2.Reaksi eliminasi 2(E2) adalah reaksi eliminasi bimolekuler. Reaksi Eliminasi
ini hanya terjadi dari satu tahapan,
dimana ikatan karbon-hidrogen dan karbon-halogen terputus membentuk ikatan
rangkap C=C. Dimana mekanisme reaksi eliminasi 2 (E2) ini melibatkan basa kuat
untuk menarik hidrogen asam dengan kuat. Nah nukleofilik bertugas sebagai basa
dan mengambil proton (hidrogen) dari ataom karbon yang bersebelahan dengan
karbon pembawa gugus perginya. Nah pada waktu yang bersamaan gugus perginya
yang tadi terlepas maka dari ikatan rangkap dua terbentuk. Reaksi E2 ini
dilakukan oleh alkil halida primer dan sekunder.
Reaksi E2 ini dengan menggunakan basa kuat seperti –OH, -OR,
dan disini juga membutuhkan kalor, dengan cara memanaskan alkil halida dalam
KOH atau CH3CH2ONa dalam etanol. Untuk lebih jelasnya kita
perhatikan contoh dibah ini Reaksi eliminasi isopropil bromida
dalam etanol dengan basanya adalah ion etoksid:
Dari
penjelasan-penjelasan diatas maka kita dapat simpulkan mengenai mekanisme
rekasi eliminasi 2 atau sering disebut E2, yaitu bahwa reaksi E2 ini adalah
reaksi dalam satu tahap (terjadi serempak) dalam keadaan transisi reaksi ini
disebut juga dengan reaksi bimolekular. Reaksi E2 ini biasanya menggunakan basa
kuat untuk dapat melepaskan hidrogen yang kurang asam. Reaksi ini biasanya juga
terjadi pada alkil halida primer namun juga terjadi pada alkil halida sekunder
dan senyawa lainnya.
PERMASALAHAN
2. Bagaimanakah konfigurasi terbaik untuk E2 ini. tolong jelaskan?
3.Mengapa pada reaksi eliminasi 2(E2) ini secara khusus menggunakan basa kuat untuk dapat melepaskan hidrogen yang kurang asam?
Mohon bantuannya teman-teman.
Saya Vinni Sridayanti nim A1C117039, saya akan mencoba nenjawab permasalahan no.2
BalasHapusKonfigurasi terbaik untuk reaksi E2 yaitu konfigurasi dimana hidrogen yang akan ter-eliminasi itu dalam posisi bersebelahan dengan gugus pergi. hal ini karena pada posisi tersebut orbital ikatan C-H dan C-X tersusun sempurna yang mempermudah terjadinya tumpangtindih orbital dalam pembentukan ikatan π baru.
Saya Winda Sitia Elisabeth Br Sinaga
BalasHapusNIM A1C117016
saya akan mencoban menjawab pertanyaan nomor 3. Reaksi E2 selalu melibatkan basa kuat. Mereka membutuhkan bahan kimia yang cukup kuat untuk menghasilkan atom hidrogen yang asam lemah, Itu harus cukup kuat untuk menghilangkan hidrogen asam lemah.
Assalamualikum wr. Wb
BalasHapusNama saya yossy mahardani NIM A1C117034
Saya akan coba menjawab soal no 1. Jika kita luhat dalam pengertiannya dimana dalam hal ini adalah berkaitan reaksi eliminasi dimana eliminasi adalah pembentukan suatu gugus rangkap. Maka dalam reaksi E2 terjadi pada alkil halida primer dan sekunder.
Semoga membantu.
Assalamualikum wr. Wb
BalasHapusNama saya yossy mahardani NIM A1C117034
Saya akan coba menjawab soal no 1. Jika kita luhat dalam pengertiannya dimana dalam hal ini adalah berkaitan reaksi eliminasi dimana eliminasi adalah pembentukan suatu gugus rangkap. Maka dalam reaksi E2 terjadi pada alkil halida primer dan sekunder.
Semoga membantu.